KOntroVersi Si Mr.Enterobacter Sakazaki

Hmm………. Biarpun udah lewat berita Mr. Enterobacter Sakazaki ini, tapi tetep buat saya agak sedikit gemes, dari berita ini mulai naik di stasiun2 TV sampai hampir terlindas dengan gosip Penyuapan jaksa…. hal ini masih menjadi dilema bagi sebagian Ibu yang punya anak2 kecil.

Terbukti dari, tiap hari di klinik saya ada aja Ibu2 yang tanya susu berbakteri sakazaki,, hm hm,, secara emang pemerintah belum mengumumkan merk susu apa yang tercemar si enterobacter sakazaki ini, jadi saya hanya bisa selalu memberitahu para Ibu2 yang cemas dengan tak lupa memasak air hingga mendidih, karena Mr.sakazaki ini konon dapat mati pada suhu 100 derajat celcius, Ibu harus lebih memperhatikan kebersihan dalam menyiapkan susu bagi anak2nya.

Tapi yang saya Sayangkan, setelah ada pengumuman Penelitian IPB tersebut, banyak sekali Ibu -ibu yang menghentikan pemakaian susu formula pada anaknya, untuk Ibu2 dengan ASI lancar, itu bukan suatu masalah, tapi untuk Ibu2 dengan ASI yang tidak lancar, apalagi untuk anak diatas 2 thn dimana sudah tidak mengkonsumsi ASI, Ibu2 sekarang hanya memberikan makanan saja pada anaknya (perlu diperhatikan tidak semua rakyat Indonesia paham akan GIzi seimbang, dan berkecukupan) jadi bisa dibilang anak2 itu hanya makan makanan seadanya saja……….. MUngkin akibat dari Isu sakazaki ini tidak berdampak pada 1-3 tahun setelah isu beredar, tapi yang saya takutkan apabila Isu itu tetap merebak, dan membuat Ibu2 terdoktrin untuk menjauhi susu formula karena takut anaknya terkena si Sakazaki ini, 3-5 tahun mendatang Gizi Buruk akan melanda anak-anak Indonesia lagi………….malangnya nasibmu nak, jangan sampai Penelitian menjadikan Anakmu penderita Gizi buruk yah bu?????

MOga pemerintah tidak diam saja.

3 Komentar

  1. dimasu said,

    12 Maret 2008 pada 2:10 pm

    wah. salut atas komitmennya sebagai bidan terhadap gizi anak…

  2. rinierintul said,

    12 Maret 2008 pada 2:28 pm

    @dimasu : yuukk…. miris bgt ga siy? liat makin banyak anak Indonesia yg ga bisa bertumbuh dan berkembang cuma gara2 Gizi Buruk… apalagi hanya karena penelitian,, hehehe

  3. sintenremen said,

    14 Maret 2008 pada 3:45 pm

    wah namanya aja isu, pasti plasu… klo emang komitmen di publis ya harus publis… jangan bikin geger🙂. boleh aq link noh blognya… met kenal. /me set mode jabat tangan, kenalan.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: