saya’pun kembali kerumah…

bahagianya saya!… bisa kembali kerumah,

yang sempit dan sederhana

tanpa embel-embel apapun

hanya untuk menyalurkan bakat ceriwish saya yang kadang berguna bagi para ibu hamil maupun ibu yang mau melahirkan.. hihihihi.. atau sekadar inspirator aja…

walau kemarin pernah mengontrak di rumah mewah bernama rinie.info

karena satu dan lain hal.. akhirnya saya kembali ke rumah mungil saya,

walau mungil tapi cantik, walau ga secantik orangnya

hanya belajar untuk jadi lebih baik dari kemarin

sadar bahwa apapun, dapat membuat orang lain sakit hati

jadi,,, sekarang saya mulai menata diri

menjadi lebih baik, dan lebih semangat!!!!! Horeeeeeeeeeee…

semoga rumah saya bisa membawa kebahagiaan yah?? mari mampir kembali

Malaikat itu bernama Ibu

Menjelang diturunkannya, ia bertanya kepada Tuhan.
” Para melaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan
mengirimkanku
ke dunia. Tapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil
dan
lemah” kata si bayi

Tuhan menjawab,
“Aku telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan
mengasihimu”

“Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa.
Ini cukup bagi saya untuk bahagia” Demikian kata si bayi

Tuhan pun menjawab,
“Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu
akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia”

Si bayi pun bertanya kembali
“Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-
Mu?”

Sekali lagi Tuhan menjawab,
“Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdo’a”

Si bayi masih belum puas. ia pun bertanya lagi,

“Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan
melindungi saya ?”

Dengan penuh kesabaran Tuhan menjawab,
“Malaikatmu akan melindungimu bahkan dengan taruhan jiwanya
sekalipun”

Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya,
“Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi”

Dan Tuhan pun menjawab,
“Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku. Dan akan
mengajarkan
bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku. walaupun sesungguhnya Aku
selalu berada di sisimu”

Saat itu surga begitu tenangnya. sehingga suara dari bumi dapat
terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya,

“Tuhan… Jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahu
siapa nama malaikat di rumahku nanti ?”

Tuhanpun menjawab,
“Kamu dapat memanggil malaikatmu.. . IBU”

Kenanglah ibu yang menyayangimu

Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi…

Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu
tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu

Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ?

Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia
melihatmu terbaring sakit ?

Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah
tempat kau dilahirkan

Kembalilah memohon maaf padanya yang selalu rindu akan senyumanmu

Jangan sampai kau kehilangan saat-saat yang kau rindukan di masa
datang.

Ketika ibu telah tiada…

Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita
Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia

Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya
Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya

Tak ada lagi
Dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo’akanmu disetiap
hembusan nafasnya

Kembalilah segera…
peluk ibu yang selalu menyayangimu. ..

Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik
untuk ibu

(taken from Hypno-birthing milis) Baca entri selengkapnya »

Si Buyung atau si Upik?? (Yukk,belajar menentukan Jenis Kelamin anak sendiri)

Si buyung atau si upik?? maksudnya?…..

yahh, dijaman serba modern ini, disaat ilmu pengetahuan bertambah luas, makin ada-ada aja penemuan2 dari manusia. Salah satunya adalah Tips dari IBG Manuaba tentang Upaya Menentukan jenis kelamin pada Bayi….. huhuhuhu…….. tertarik?? ayoo kita mulai..

Sebelum kita mulai point gimana sih caranya bikin anak laki-laki dan anak perempuan???  Sebagai wanita kita harus tau dulu, kapan sih sebenernya masa subur kita. Sebaiknya para wanita, memperhatikan siklus haid mereka, karena hal kecil tersebut  dapat memberi informasi banyak. Misalnya, untuk mengetahui masa subur wanita tersebut, untuk menghitung usia kehamilan pada Ibu2 hamil, untuk menentukan taksiran persalinan, sampai melihat apakah organ reproduksi kita baik atau tidak.

Pada umumnya, terdapat 2 siklus haid pada wanita yaiu :

  • Siklus 28 hari
  • Siklus 35 hari

dimana, pada masing2 siklus masa suburnya tidak sama. Trus gimana sih caranya, menghitung masa subur kita???

Nich saya kasi rumusnya : (kita hitung dari Hari pertama Haid Terakhir kita/HPHT)

Jadi, HPHT + 12 = Permulaan masa subur dan masa subur itu akan berlangsung sampai HPHT + 12 + 7. So, kalo misal HPHT anda tgl 5, jadi masa subur anda berlangsung mulai tgl 17 sampai dengan tgl 24… begitu teori dari Mister Manuaba..

Spermatozoa terdiri dari kromosom X dan Y. Dimana kalo sprematozoa Y bertemu dengan sel telur atau ovum X maka akan jadi anak laki-laki, dan bila spermatozoa X bertemu dengan ovum Y, jadilah anak  perempuan.

UNtuk upaya menentukan jenis kelamin anak menurut IBG Manuaba, ada beberapa TIPS :

Agar Jenis Kelamin Anak kita Laki-Laki :

  • Pada saat masa pra-konsepsi, atau persiapan sebelum si wanita hamil, para suami sebaiknya makan makanan yang berprotein hewani dalam kadar tinggi, misalnya lebih sering makan daging.
  • Hubungan seksual, dilakukan pada hari ke 13-14 dari haid terakhir.
  • saat orgasme, penis dimasukan sedalam-dalamnya pada liang vagina. Kenapa begitu? ini disebabkan keadaan liang vagina yang dalam bersifat basa, spermatozoa Y tahan terhadap basa, sedangkan spermatozoa X tidak tahan terhadap basa, sehingga yang terjadi spermatozoa X akan banyak yang mati… dan itu berarti spermatozoa Y lebih mempunyai banyak kesempatan untuk bertemu ovum.
  • Untuk sang istri sebaiknya orgasme lebih awal

Agar Jenis Kelamin anak Kita Perempuan :

  •  Pada masa pra-konsepsi, suami lebih banyak makan sayur-sayuran
  • Hubungan seksual dilakukan saat masa subur.
  • Pada saat orgasme, penis ditarik sampai setengah liang vagina. Alasannya karena daerah tersebut lebih bersifat asam dan Spermatozoa X tahan terhadap asam, kebalikannya spermatozoa Y tidak tahan, dan akan mati.
  • Masalah kapan wanita orgasme, tidak begitu dipentingkan.

(sebenernya masih ada untuk pencucian vagina juga biar  vagina dalam keadaan basa atau asam sesuai keinginan, tapi saya kurang setuju dengan hal itu, jadi saya hanya cantumkan yang diatas saja yah?)

Begitulah TIPS untuk menentukan jenis kelamin anak… tapi sekali lagi, segala sesuatu yang menentukan adalah Sang Pencipta, jadi manusia hanya berencana, berusaha dan berdoa. Laki-laki atau perempuan, menurut saya sama aja.. yang penting sehat!! hehehehehe….

Selamat Mencoba

Hubungan Intim Saat Hamil Part 2

Melanjutkan Postingan saya sebelumnya tentang Hubungan Intim saat kehamilan,

Mau menegaskan kembali bahwa hubungan seksual selama kehamilan pada wanita sehat, tidak menyebabkan abortus (keguguran) spontan atau kelahiran prematur. Karena itu, membatasi hubungan seksual bukan merupakan keharusan, namun pada beberapa keadaan, hubungan seksual tidak boleh dilakukan, yaitu pada keadaan ada tanda-tanda kelahiran premature, pecahnya air ketuban, letak placenta berada di rahim bagian bawah, kehamilan kembar (setelah kehamilan 28 minggu) dan apabila ada herpes atau infeksi akibat hubungan seksual yang lain.

Namun sikap hati-hati saat bersenggama, sebaiknya tetap diperhatikan pasangan pada empat bulan pertama kehamilan, karena dikhawatirkan bisa terjadi abortus spontan. Hal ini bisa terjadi,  karena Placenta sebagai pelindung kehamilan belum terbentuk sempurna, padahal selain fungsinya sebagai bantalan (pelindung) janin, placenta ini menghasilkan hormon progesteron yang dikenal sebagai hormon penguat kehamilan.

Sikap hati-hati ini, juga harus diperhatikan pleh suami-istri saat kehamilan 7 sampai 9 bulan karena dikhawatirkan adanya kontraksi rahim, dapat memicu kelahiran prematur (kelahiran saat usia kehamilan 28-37 minggu).

Keguguran bisa disebabkan karena banyak hal antara lain, infeksi kandungan, infeksi mulut rahim, atau hanya karena asupan gizi yang kurang baik. Selain itu abortus bisa terjadi karena benturan semisal jatuh atau akibat hubungan seksual. Kontraksi rahim saat hubungan seksual terjadi, bila istri mencapai orgasme, yakni otot vagina dan rahim mengalami kontraksi.  Jika kontraksinya kuat bisa menyebabkan perdarahan setelah berhubungan intim ini disebabkan karena pada saat orgasme pembuluh darah yang masuk ke dalam placenta (untuk menyalurkan Oksigen) terjepit, sehingga dikhawatirkan asupan Oksigen ke janin terhambat. Selama Kontraksi yang tidak berkepanjangan hal ini ga perlu dikhawatirkan.

Namun buat wanita yg pernah keguguran atau kesulitan anak, disarankan hati2 waktu melakukan Hubungan seksual pada hamil muda, atau dihindari sama sekali.

Seperti postingan sebelumnya, wanita dengan kehamilan lewat waktu dianjurkan  untuk melakukan hubungan seksual, karena pada saat suami mengalami ejakulasi, sperma akan berada di vagina, mematangkan dan melunakkan mulut rahim dan memacu tibulnya kontraksi, karena ada prostaglandin (hormon yg dpt memacu persalinan ).

  • Trimester 1 : Posisi On Side Lying Facing One another dan Full Legth : Woman Superior
  • Trimester 2 : Sitting Position atau Rear Entry – Side Lying
  • Trimester 3 : Stout or Pregnant Across Bed atau Knee Chest

Selamat Mencoba, dan semoga membantu!

Tips Bercinta (Make LOve) Buat Ibu2 Hamil

Anda berbadan dua alias hamil?? Tapi suami deket2 terus,, minta “jatah” a.k.a berhubungan…???? hmmm, ga usa bingung dan takut… karena hubungan seksual saat hamil boleh2 aja, asalkan dengan posisi yang tidak membahayakan bayi dan Ibu dan lebih hati-hati tentunya….

Sperma Laki-Laki mengandung hormon yang dinamakan prostaglandin, yang efeknya dapat membuat kontraksi alias kenceng2. Maka dari itu, kadang2 ada pasangan hamil yg baru melakukan hubungan seksual, setelah itu si Istri mengeluh kenceng2 ataupun ada yang sampai keluar flek/bercak darah maupun darah.

Klo pengeluaran darah akibat hubungan seksual saat kehamilan terjadi pada Trimester pertama, si Ibu harus berhati2 karena bisa berakibat keguguran atau bahasa kerennya abortus baik yg mengancam (abortus iminens), sampai keguguran yang sedang terjadi (abourtus insipiens)… Klo uda gtu, mending konsultasikan aja ke Bidan atau Dokter ahli kebidanan..

Biasanya setelah Usia kehamilan diatas 4 bulan (trimester 2), si bayi sudah lebih kuat, jadi hubungan seksual tidak terlalu membahayakan tetapi tetap beresiko, sehingga Posisi dalam hubungan seksual saat kehamilan memang perlu diperhatikan.

INi saya berikan beberapa TIPS Posisi yang baik Berhubungan Seksual dalam kehamilan

1.Woman on Top, karena wanita hamil dapat menetukan kedalaman penetrasi

2. Duduk. Posisi ini biasanya pada kehamilan pertengahan atau lanjut dimana tidak memerlukan banyak gerakan. Pria duduk dan wanita berada di atasnya saling berhadapan, atau membelakangi yang pria bila perut sudah sangat besar. Posisi ini juga memungkinkan wanita untuk mengontrol kedalaman penetrasi.

3. Man on top, tetapi berbaring hanya separuh tubuh.

4. Posisi berlutut atau berdiri. Dengan posisi ini penetrasi tak terlalu dalam. Ingat jangan melakukan doggy style!

Yang patut diingat dari semua posisi seks selama kehamilan adalah jangan meletakkan berat badan suami ke perut istri selama hubungan seksual atau batasilah tekanan di perut ibu hamil. Memang hubungan seksual dapat menjdi salah satu bagian penting dalam pernyataan perasaan kasih sayang, rasa aman dan tenang, kebersamaan, kedekatan perasaan dalam hubungan suami isteri. Tetapi jangan menjadikan hubungan seks memegang peranan paling berkuasa dalam keselarasan hubungan suami isteri.

Anda berdua tetap dapat menyatakan perasaan kasih sayang dengan saling bertukar pikiran (komunikasi), berpelukan, ciuman, ataupun pijatan tanpa harus melakukan hubungan seksual.

Tapi untuk Wanita hamil dengan kehamilan yang sudah lewat waktu (Post Term), Hubungan seksual sangat dianjurkan, karena dapat merangsang pengeluaran bayi dari perut si Ibu, secara alami.

Semoga Bermanfaat!!

Persalinan Normal VS Seksio Sesarea

Menurut anda, mana yang lebih baik?? Persalinan Normal atau Seksio Sesarea?

Sedikit Informasi, Persalinan normal adalah Pengeluaran bayi dengan kekuatan Ibu sendiri dan tanpa bantuan dari alat2 seperti dengan ekstraksi vacum,cunam, maupun obat-obatan tertentu seperti oksitosin drip. Sedangkan Seksio Sesarea adalah melahirkan janin melalui sayatan dinding perut (abdomen) dan dinding rahim (uterus).

Saat ini, persalinan dengan seksio menjadi primadona bagi Ibu-ibu, karena si Ibu tidak harus merasakan kontraksi dulu untuk melahirkan si jabang bayi.. hanya menunggu si bayi memang telah siap dilahirkan di dunia, maka seksio dapat dilakukan, ataupun karena Ibu ingin melahirkan bayinya pada hari tertentu, selain itu ada juga Ibu yang beralasan bahwa Ia tak mau Mrs.V alias Vaginanya menjadi rusak karena dijahit, ataupun hanya ukuran prestise atau gengsi belaka. Itu salah satu dari sekian banyak kenapa persalinan dengan seksio makin nge’tren aja…. hmmm….

Persalinan dengan seksio sesarea boleh dilakukan dengan kondisi atau indikasi tertentu yang memang mengharuskan si Bayi dilahirkan dengan cara Seksio, bukan hanya alasan2 non medis yang malah merugikan diri Si IBu. Sebaliknya apabila keadaan si ibu dan bayi sehat, tidak ada komplikasi dalam kehamilannya dan panggul Ibu memungkinkan untuk dilewati sang bayi, maka sebaiknya Ibu melewati Proses Persalinannya secara normal karena komplikasi lebih sedikit, hasil akhirnya akan lebih aman dan tidak menyebabkan trauma pada si Ibu maupun Janin.

Bayi yang dilahirkan dengan Proses Bersalin alami dan normal, merupakan bayi yang betul-betul sehat, kuat dan dipersiapkan untuk bersaing di dunia. Kenapa begitu? Ya iyalah…. karena dalam persalinan normal, bayi akan melewati berbagai tahapan-tahapan di dalam panggul Ibu. Si bayi akan berjuang untuk melewati panggul Ibunya, dengan putar paksi dalam, lalu berusaha bersabar untuk persiapan melewati anatomi panggul berikutnya, kepala bayi melakukan defleksi, putar paksi luar dan akhirnya keluar…………… Brarti terbukti si bayi benar-benar sudah melewati ujian-ujian terberatnya untuk dapat lahir didunia. Berbeda dengan bayi yang lahir dengan proses seksio sesarea, Ia hanya menunggu tangan si dokter mengeluarkannya dari rahim IBu tanpa melewati ujian-ujian tertentu, sehingga bayi memang akan lebih lemah.

Kerugian dari seksio banyak banget, antara lain IBu baru boleh hamil kembali setelah 18 bulan post-operasi, dan untuk anak selanjutnya bisa sih dengan persalinan normal…tapi belum tentu juga,, hehehe…udah gitu bisa terjadi infeksi pasca operasi,..hiii pokoknya serem bgt deh klo seksio itu…

Indikasi Persalinan harus dilakukan dengan Seksio Sesarea adalah apabila Panggul Ibu tidak dapat dilewati oleh kepala janin atau disebut Cephalo Pelvic Disproportion, ataupun adanya plasenta previa yaitu plasenta yang tumbuh tidak pada tempatnya atau berada menutupi jalan lahir. Itu sangat mutlak untuk dilakukan seksio, tapi untuk keadaan2 yang lain…. sebenarnya dapat dikelola dulu oleh para dokter ahli kandungan atau para bidan, tinggal mereka mau aja mengelolanya sejak kehamilan agar tidak menjadi penyulit dalam persalinannya…..

SO, pada intinya, yang penting disini adalah Pemeriksaan kehamilan yang teratur.. sehingga bila ada sesuatu yang terjadi, bidan atau dokter langsung dapat memberikan keputusan yang tepat.