Persalinan Normal VS Seksio Sesarea

Menurut anda, mana yang lebih baik?? Persalinan Normal atau Seksio Sesarea?

Sedikit Informasi, Persalinan normal adalah Pengeluaran bayi dengan kekuatan Ibu sendiri dan tanpa bantuan dari alat2 seperti dengan ekstraksi vacum,cunam, maupun obat-obatan tertentu seperti oksitosin drip. Sedangkan Seksio Sesarea adalah melahirkan janin melalui sayatan dinding perut (abdomen) dan dinding rahim (uterus).

Saat ini, persalinan dengan seksio menjadi primadona bagi Ibu-ibu, karena si Ibu tidak harus merasakan kontraksi dulu untuk melahirkan si jabang bayi.. hanya menunggu si bayi memang telah siap dilahirkan di dunia, maka seksio dapat dilakukan, ataupun karena Ibu ingin melahirkan bayinya pada hari tertentu, selain itu ada juga Ibu yang beralasan bahwa Ia tak mau Mrs.V alias Vaginanya menjadi rusak karena dijahit, ataupun hanya ukuran prestise atau gengsi belaka. Itu salah satu dari sekian banyak kenapa persalinan dengan seksio makin nge’tren aja…. hmmm….

Persalinan dengan seksio sesarea boleh dilakukan dengan kondisi atau indikasi tertentu yang memang mengharuskan si Bayi dilahirkan dengan cara Seksio, bukan hanya alasan2 non medis yang malah merugikan diri Si IBu. Sebaliknya apabila keadaan si ibu dan bayi sehat, tidak ada komplikasi dalam kehamilannya dan panggul Ibu memungkinkan untuk dilewati sang bayi, maka sebaiknya Ibu melewati Proses Persalinannya secara normal karena komplikasi lebih sedikit, hasil akhirnya akan lebih aman dan tidak menyebabkan trauma pada si Ibu maupun Janin.

Bayi yang dilahirkan dengan Proses Bersalin alami dan normal, merupakan bayi yang betul-betul sehat, kuat dan dipersiapkan untuk bersaing di dunia. Kenapa begitu? Ya iyalah…. karena dalam persalinan normal, bayi akan melewati berbagai tahapan-tahapan di dalam panggul Ibu. Si bayi akan berjuang untuk melewati panggul Ibunya, dengan putar paksi dalam, lalu berusaha bersabar untuk persiapan melewati anatomi panggul berikutnya, kepala bayi melakukan defleksi, putar paksi luar dan akhirnya keluar…………… Brarti terbukti si bayi benar-benar sudah melewati ujian-ujian terberatnya untuk dapat lahir didunia. Berbeda dengan bayi yang lahir dengan proses seksio sesarea, Ia hanya menunggu tangan si dokter mengeluarkannya dari rahim IBu tanpa melewati ujian-ujian tertentu, sehingga bayi memang akan lebih lemah.

Kerugian dari seksio banyak banget, antara lain IBu baru boleh hamil kembali setelah 18 bulan post-operasi, dan untuk anak selanjutnya bisa sih dengan persalinan normal…tapi belum tentu juga,, hehehe…udah gitu bisa terjadi infeksi pasca operasi,..hiii pokoknya serem bgt deh klo seksio itu…

Indikasi Persalinan harus dilakukan dengan Seksio Sesarea adalah apabila Panggul Ibu tidak dapat dilewati oleh kepala janin atau disebut Cephalo Pelvic Disproportion, ataupun adanya plasenta previa yaitu plasenta yang tumbuh tidak pada tempatnya atau berada menutupi jalan lahir. Itu sangat mutlak untuk dilakukan seksio, tapi untuk keadaan2 yang lain…. sebenarnya dapat dikelola dulu oleh para dokter ahli kandungan atau para bidan, tinggal mereka mau aja mengelolanya sejak kehamilan agar tidak menjadi penyulit dalam persalinannya…..

SO, pada intinya, yang penting disini adalah Pemeriksaan kehamilan yang teratur.. sehingga bila ada sesuatu yang terjadi, bidan atau dokter langsung dapat memberikan keputusan yang tepat.

 

4 Komentar

  1. rinierintul said,

    10 Maret 2008 at 10:12 am

    Klo ada Ibu2 yang katanya bayinya sungsang.. belum tentu harus dioperasi bu… asal dikelola dengan baik, pasti bisa dengan lahir normal…. di Klinik tempat saya kerja, banyak bgt Ibu2 yang bayinya sungsang, bisa lahir normal dengan selamat… ataupun yg tadinya hamil sungsang, dengan keterampilan yg OCEE BGtt dari bu bidan, kepala yang tadinya ada diatas, bisa tuh diputer sehingga posisinya menjadi bener kembali, dan lahir normal…..tuhh kan???? kereeennn kan Bu Bidan jaman sekarang….

  2. chandra61 said,

    10 Maret 2008 at 2:35 pm

    tapi bukannya sekarang ini bidang udah memponis ibu harus sesar walaupun bisa normal…. itu udah lumrah lo di masyarakat? lam kenal ya ibu bidan

  3. rinierintul said,

    10 Maret 2008 at 3:23 pm

    Kan saya uda bilang mas,, klo emang lagi nge’tren bgt di Indonesia so serasa kebiasaan aja…but ga selamanya sesar itu indah…..fiuww…. Diluar negeri tren sesar uda lewat, dan sekarang lagi banyak org yg pengen lewatin proses persalinan dengan normal…but, semua itu kembali ke pilihan masing2…ok?
    thx for cooming..

  4. hanggadamai said,

    11 Maret 2008 at 2:38 am

    klo saya gak tau
    soalnya gak pernah hamil tuh :mrgreen:


Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: